Selasa, 18 September 2018

Jenis dan Fungsi Obat untuk Air Kolam Renang dan Waterpark

Bagi pemilik kolam renang ataupun pengelola fasilitas kolam renang atau kolam waterpark, yang melakukan proses perawatan (treatment) air kolamnya, tentu akrab dengan jenis dan fungsi obat atau chemical untuk air kolam - tetapi untuk mereka yang belum akrab, alangkah baiknya untuk mengenal beberapa penjelasan singkat untuk jenis dan fungsi obat atau chemical untuk air kolam ini, yang secara berkala perlu dilakukan dan tergolong jenis paling banyak digunakan:

Trussi (Copper Sulphate)
Sejenis chemical yang berfungsi sebagai algaecide (algesit), yaitu pencegah pertumbuhan lumut, yang juga digunakan untuk memberi warna kebiruan pada air kolam renang. Penggunaannya yang sama dengan Soda Ash yaitu dengan dilarutkan terlebih dulu lalu dimasukkan ke dalam air kolam.

PAC (Poly Aluminum Chloride)
Jenis chemical bubuk (powder) yang mirip dengan fungsi Tawas, untuk membentuk flokulasi dan partikel di dalam air kolam, sehingga kotoran akan terikat dan bisa turun ke bawah dasar kolam renang yang memudahkan proses pembersihan kolam karena kotoran yang telah terikat dan mengendap di dasar kolam akan mudah untuk diambil dengan pemakaian vacuum.

Soda Ash
Jenis chemical ini yang berfungsi mirip dengan fungsi PAC atau Tawas dengan fungsinya untuk mengikat kotoran yang berada di dalam air kolam dan mengendapkannya ke dasar kolam. Soda Ash juga digunakan untuk menaikkan pH air kolam; kurangnya pH dari batas normal akan menurunkan kualitas air kolam jika mendapat tambahan air (air hujan ataupun air tanah/sumur). Biasanya penggunaan Soda Ash dilarutkan dalam sebuah wadah sebelum diberikan ke dalam air kolam. Sebaiknya pemberian Soda Ash dilakukan dalam kondisi sirkulasi air yang berjalan untuk hasil yang lebih maksimal (sirkulasi akan mempercepat Soda Ash larut merata).

Tawas
Digunakan untuk menjernihkan air pertama, yang berfungsi untuk membentuk flokulasi dalam air sehingga pengendapan partikel-partikel lebih cepat.

Chlorine (Klorin / Kaporit)
Chlorine biasa disebut juga sebagai Kaporit. Di pasaran dijual beberapa jenisnya, yang masing-masing memiliki bentuk, fungsi dan tingkatnya yang berbeda, dengan fungsi utamanya menjaga kondisi air kolam tetap jernih dan menghilangkan bakteri.
  • Chlorine Powder 60% (bubuk): digunakan untuk meningkatkan konsentrasi klorin dalam air hingga mencapai tingkat ideal dengan cepat dan menjaga konsentrasinya tetap stabil.
  • Chlorine Granular 90% (butiran kecil): digunakan sama untuk meningkatkan kandungan klorin dalam air dengan tingkat klorin yang lebih relatif lebih tinggi, klorin butiran ini dapat menaikkan tingkat klorin dengan cepat.
  • Chlorine TCCA 90% (tablet): memiliki tingkat klorin yang sama dengan klorin butiran kecil 90%, dengan perbedaan fungsi dan kegunaan, yang sama-sama diperuntukkan menjaga konsentrasi klorin dalam air kolam tetap stabil, supaya airnya menjadi bersih dan kebiruan.
Selain jenis-jenis chemical tersebut, terdapat juga jenis chemical lainnya namun bersifat keras dan jarang digunakan yaitu:

HCL (Hydrochloric Acid) atau Asam Klorida
Sifat asam yang dimiliki HCL biasa digunakan untuk menyeimbangkan air kolam dengan kondisi pH air yang terlalu basa. HCL digolongkan ke dalam jenis chemical yang keras karena tingkat keasamannya yang tinggi. Umumnya, hanya dilakukan penggunaan HCL pada saat kondisi air kolam sangat keruh dan banyak terdapat lumut. Karena tergolong keras, maka penggunaanya tidak diperlukan apabila kondisi air kolamnya masih bisa diatasi oleh chemical-chemical lainnya.

Demikian penjelasan singkat dalam mengenali jenis dan fungsi obat (chemical) untuk kolam renang dan waterpark.